Selamat Datang di blog saya, Terima kasih atas kunjungannya
Loading
Tampilkan postingan dengan label Tips windows 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips windows 7. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juni 2011

0 Menghapus atau Menambahkan OS dengan EasyBCD

http://adf.ly/1xYYmPada posting Kofigurasi Boot dengan EasyBCD saya berjanji akan memposting cara menggunakan EasyBCD. Namun, setelah posting tersebut saya malah memposting tentang cara mengkostumisasi taskbar preview Windows 7. Hal ini karena kebetulan saya lagi sibuk sehingga tidak sempat membuat tutorial EasyBCD dan kebetulan artikel tentang taskbar preview windows 7 telah saya buat sebelumnya jadi saya post saja terlebih dahulu. Saking sibuknya, juga tidak sempat mencari backlink untuk Negeriads.com solusi berpromosi. Saya belum sepat ngecek juga posisinya sekarang.
Tutorial EasyBCD sekarang ini lebih saya tekankan kepada cara menghapus sebuah operating system (OS) dari daftar boot dan juga cara menambahkan OS ke dalam daftar boot. Sebelumnya saya juga sudah pernah membahas tentang cara menghapus salah satu OS dari daftar boot. Namun, artikel tersebut hanya untuk komputer yang menggunakan OS Windows XP. Bagi Anda yang menggunakan OS Windows 7 atau Vista sebagai primary boot, mungkin sedikit kesulitan untuk menghapus atau mengambah OS ke daftar boot. Sebab, file boot.ini tidak ada lagi pada Windows 7 dan Vista.
Oleh karena itu, maka pada artikel komputer kali ini saya akan membahas masalah tersebut dengan menggunakan EasyBCD. Biar ga bertele-tele, berikut cara menghapus atau menambahkan OS ke daftar boot dengan EasyBCD:
  1. Buka EasyBCD. Jika Anda belum mempunyainya silahkan baca postingan terdahulu.
  2. Pada jendela EasyBCD klik tombol “Add/Remove Entries” yang berada pada sisi sebelah kanan jendela.
  3. Menambahkan atau menghapus OS
  4. Kemudian pada sisi kanan jendela, Anda akan melihat beberapa OS pada daftar boot.
Melalu jendela inilah Anda nantinya bisa menghapus atau menambah OS ke daftar boot Anda. Pada jendela ini Anda bisa melihat 2 buah bagian yaitu Manage Existing Entries dan Add Entry. Pada bagian pertama Anda bisa menghapus entry OS dan merubah urutan OS dari daftar boot. Pada bagian Add Entries, Anda bisa menambahkan OS ke dalam daftra boot. Berikut saya berikan tutorial dari masing-masing fungsi tersebut.
Menghapus OS dari daftar boot
Untuk menghapus OS dari daftar boot ikuti langkah-langkah berikut
  1. Masih pada jendela yang sama, pilih salah satu OS yang ingin Anda hapus pada daftar yang tersedia dengan mengkliknya.
  2. Setelah itu klik, klik tombol Delete yang berada dibagian atas.
  3. Menghapus OS dari dafta boot
Selesai. Kini coba restart komputer Anda. Apakah OS yang telah Anda hapus masih kelihatan pada daftar boot? Saya yakin OS tersebut tidak kelihatan lagi.
Menambahkan OS ke daftar boot
Selain menghapus OS dari daftar boot, seperti yang saya sebutkan tadi, EasyBCD juga bisa menambahkan OS ke daftar boot. Misalkan Anda mengistall Ubuntu sebelum menginstall Windows 7 atau XP. Maka boot loader Windows 7 tidak akan mengenali Ubuntu. Untuk itu Anda harus menambahkan Ubuntu ke daftar boot. Untuk menambah OS ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Kembali lagi ke jendela EasyBCD pada bagian Add/Remove Entries. Di bawah Manag Existing Entries tadi Anda bisa melihat Add Entris.
  2. Untuk menambahkan OS Linux dalam contoh ini saya memakai Ubuntu, klik tab Linux. Jika ingin menambahkan OS lain selain Linux, Anda bisa mengklik masing-masing tab sesuai dengan jenis OS yang ingin Anda tambahkan.
  3. Pada tab Linux ini, pilih Grub pada input Type. Kemudian berikan nama pada OS tersebut agar gampang dikenali melalui input Name. Misalnya Ubuntu 9.10.
  4. Lalu pada Drive, pilih partisi Anda yang sudah terinstall dengan Ubuntu. Dalam komputer saya, saya memilih Partition 2 (Linux Native 14GB).
  5. Menambahkan OS ke daftar boot
  6. Kemudian klik tombol Add Entry. Setelah itu Anda akan melihat Ubuntu telah berada pada daftar Manage Existing Entries.
Sekarang restart komputer. Pada saat boot cobalah memilih OS yang Anda tambahkan tadi. Apakah Anda bisa masuk ke OS tersebut? Jika ya berarti semuanya berjalan dengan baik. Jika tidak, coba periksa partisi yang Anda pilih tadi, mungkin terjadi salah pilih partisi.
Sekian cara menambahkan OS kedalam daftar boot sekaligus cara menghapus OS dari daftar boot.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

1 Cara Membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk 2

http://adf.ly/1xYxTSebelumnya, saya sudah pernah memposting Cara Membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk. Pada hari ini, saya akan memposting cara kedua untuk membuat system repair disc dalam bentuk flashdisk. Jika pada cara pertama tersebut Anda harus mempunyai system repair disc Windows 7 dalam bentuk CD/DVD untuk bisa membuat dalam media flashdisk. Namun, pada cara kedua ini, Anda tidak usah mempunyai system repair disc dalam bentuk CD/DVD untuk bisa membuatnya dalam media flashdisk. Jadi bagi Anda yang kebetulan tidak mempunyai CD/DVD room pada komputer atau laptop Anda, tidak kesulitan lagi.
Untuk membuat system repair disc Windows 7 dalam bentuk flashdisk dengan cara kedua ini, yang Anda butuhkan adalah sebuah komputer dengan Windows 7 dan sebuah flashdisk berkapasitas minimal 256 MB. Jumlah ruang flashdisk yang dibutuhkan untuk system repair disc ini adalah sekitar 142 MB.
Jika semuanya telah ada, ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat system repair disc Windows 7 dengan flashdisk.
Sebelumnya perlu Anda perhatikan, ganti huruf C dan L yang telah saya berikan warna merah pada masing-masing perintah di Command Prompt (CMD) dengan huruf drive pada komputer Anda. Ganti huruf C dengan huruf drive tempat Windows 7 Anda terinstall dan ganti huruf L dengan huruf flashdisk Anda. Tekan Enter setelah selesai mengetik masing-masing perintah.
  1. Pertama, buatlah 2 (dua) buah folder masing-masing bernama boot dan sources pada flashdisk yang akan digunakan.
  2. System Repair Disc - Step 1
  3. Kemudian, klik Start » All Programs » Accessories klik kanan pada Command Prompt dan pilih Run as Administrator untuk membuka Command Prompt.
  4. Start Menu - CMD
    Klik gambar untuk memperbesar
  5. Pada jendela CMD, ketik perintah cd C:\Recovery dan tekan Enter.
  6. System Repair Disc - Step 2
  7. Selanjutnya, ketik perintah dir /a:sh dan tekan Enter. Hasil perintah tadi akan menampilkan semua subfolder dari folder Recovery. Perhatikan pada folder dengan nama yang panjang dan terdiri dari angka dan huruf. Nama folder ini akan berbeda pada setiap komputer. Jika pada komputer saya, nama folder ini adalah 5cba0f82-2a3f-11df-bb1e-c02095c091db. Mungkin pada komputer Anda akan berbeda.
  8. System Repair Disc - Step 4
    Klik gambar untuk memperbesar
  9. Kemudian ketik perintah cd 5cba0f82-2a3f-11df-bb1e-c02095c091db dan tekan Enter. Ganti perintah 5cba0f82-2a3f-11df-bb1e-c02095c091db dengan nama folder hasil perintah langkah 4 (empat) tadi.
  10. System Repair Disc Step 5
  11. Setelah itu, ketik perintah berikut secara berturut-turut:
    dir /a:sh
    cls
    Tekan Enter setelah mengetik masing-masing perintah.
  12. System Repair Disc - Step 6
    Klik gambar untuk memperbesar
  13. Selanjutnya, ketik perintah
    xcopy /h boot.sdi L:\boot.
  14. Berikutnya, ketik perintah
    echo F|xcopy /h Winre.wim L:\sources\boot.wim
    Tunggu hingga proses copy selesai dengan munculnya hasil 1 File(s) copied.
  15. Setelah itu ketik perintah
    cd C:\Windows\boot
  16. Ketik perintah
    xcopy /h dvd\pcat\bcd L:\boot
    Tunggu hingga keluar hasil 1 File(s) copied.
  17. Selanjutnya ketik
    xcopy /h dvd\pcat\en-US\bootfix.bin L:\boot
    Tunggu hingga keluar hasil 1 File(s) copied.
  18. Berikutnya ketik
    xcopy /h pcat\bootmgr L:\
    Tunggu hingga keluar hasil 1 File(s) copied.
    Berikut screenshot untuk langkah 7 sampai 12.
  19. System Repair Disc Step 7 - 12
    Klik gambar untuk memperbesar
  20. Kemudian ketik perintah
    attrib -r -s -h /s L:\*
  21. Ketik DISKPART dan tekan Enter.
  22. Hasil Perintah Diskpart
  23. Setelah itu, ketik perintah
    LIST DISK
    Perintah ini akan menampilkan daftar disk yang ada di komputer. Kenali yang mana flashdisk Anda dan ingat nomor disknya. Pada komputer saya, flashdisk saya adalah pada Disk 2.
  24. Hasil Perintah List Disk
  25. Selanjutnya, ketik perintah
    SELECT DISK 2
    Ganti DISK 2 dengan nomor disk Anda, misalnya DISK 1 atau DISK 3 dan seterusnya tergantung nomor disk flashdisk Anda pada langkah 15 tadi.
  26. Hasil Perintah Select Disk
  27. Sekarang, ketik perintah-perintah berikut secara berurutan. Tekan Enter setiap Anda selesai mengetik masing-masing perintah.
    LIST PARTITION
    SELECT PARTITION 1
    ACTIVE
    LIST PARTITION
  28. Terakhir ketik perintah EXIT dan tekan Enter. Tutup CMD.
  29. System Repair Disc Step 17-18
Semuanya telah selesai sampai disini. Kini flashdisk Anda telah siap digunakan sebagai system repair disc Windows 7 Anda. Untuk mencobanya, silahkan restart komputer dan set first boot device ke flashdisk Anda. Jika, Anda tidak bisa masuk ke lingkungan system repair Windows 7, coba ulangi langkah-langkah diatas tadi dan pastikan semua telah dilakukan dengan benar.
Sekian tutorial cara membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk 2. Semoga bermanfaat dan

selamat mencoba.